28 September 2021

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tutup 24 Jam Serangkaian Nyepi

BADUNG, badung.info – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali
melakukan pemberhentian jam operasional sementara yang dimulai tanggal 14 Maret
2021 pukul 06.00 WITA sampai 15 Maret 2021 pukul 06.00 WITA. Hal ini guna
mendukung kelancaran Nyepi Caka 1943 Tahun 2021.
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti
Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado menjelaskan pemberhentian operasional sementara
tersebut telah dilakukan koordinasi kepada seluruh pihak terkait agar Bandar Udara
Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tidak melayani penerbangan domestik maupun
internasional.


“Dalam menghormati tradisi keagamaan Hari Suci Nyepi di Bali kami melakukan
pemberhentian operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali
sementara, sehingga umat Hindu yang melaksanakan ibadah nyepi dapat lebih
khusyuk,” ungkapnya.
Pihaknya mengatakan pemberhentian operasional sementara ini sebelumnya telah
dilakukan koordinasi bersama pihak terkait agar dapat terlaksana sesuai dengan
harapan dan dilaksanakan berdasarkan Notice To Airment (NOTAM) yang diterbitkan
Airnav Indonesia Nomor 0357/21 NOTAMN yang berisi tentang operasional bandara
tutup karena Hari Nyepi.

“Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali secara rinci berhenti beroperasi
sementara tanggal 14 Maret pukul 06.00 WITA hingga 15 Maret pukul 06.00 WITA,
dalam rentang waktunya para maskapai telah menyesuaikan jadwal masing-masing
serta sejumlah personel tetap dilakukan monitoring keamanan di area Bandar Udara
Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali termasuk pesawat yang sementara parkir,”
ujarnya.


Selain itu perlu diketahui, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali saat
Nyepi menghentikan operasional namun tetap disiagakan untuk penerbangan yang
bersifat darurat dan evakuasi medis.
Herry mengungkapkan total pergerakan pesawat yang turut mendukung pemberhentian
operasional pada Hari Nyepi.
Dari jadwal yang ada, rekap pesawat udara yang mendukung kegiatan Nyepi melalui
pemberhentian sementara sebanyak sebanyak 43 penerbangan berangkat dan 41
penerbangan datang, jika ditotal sebanyak 84 pesawat selama rentang waktu Hari
Nyepi.


“Untuk 3 rute penerbangan makapai terbanyak yang melakukan pemberhentian
operasional sementara dalam mendukung Hari Nyepi di Bandar Udara Internasional I
Gusti Ngurah Rai – Bali yaitu Garuda Indonesia 23 penerbangan, Citilink 14 penerbangan
dan 12 penerbangan Wings Air,” ucapnya.
Sebagai informasi Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pada Hari Nyepi
rutin setiap tahunnya dilakukan pemberhentian operasional sementara, disamping itu
seluruh stakeholder aviasi sudah memahami kegiatan tersebut agar dapat dilaksanakan
dengan baik untuk menghormati adat atau budaya lokal di Pulau Dewata.

Via Balipuspanews