25 September 2021

Pretima dan 9 Senjata Nawa Sanga di Pura Rambut Siwi diGasak Pencuri

NEGARA, badung.info – Pura Penataran Dang Kahyangan Rambut Siwi, dibobol maling. Beberapa pretima dan kelengkapan upacara yang tersimpan di Pura yang berlokasi di Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo hilang.

Kejadian itu pertamakali diketahui oleh Petugas Purbakala Situs, I Gusti Agung Ketut Pariadi yang melakukan tugasnya melaksanakan pemantauan di areal Pura sekitar pukul 08.00 Wita.

Saat itu Pariadi melihat pintu utama Pura masih terkunci. Dia kemudian membuka pintu dengan kunci yang diberikan oleh pihak Sekretariat Pura. Setelah masuk Pariadi melakukan pemantauan, bersih-bersih, dan pengawasan di areal Pura.

“Saya kaget melihat pintu meru kunci gemboknya di rusak,” ujarnya.

Pariadi yang curiga kemudian mengecek pelinggih lainnya dan menemukan Gedong Ulun Danu yang merupakan Gedong Simpen Dewa Ayu Manik Mas Meketel pintunya terbuka serta melihat daksina linggih berserakan dan juga gedong penyimpanan wastra (busana) gemboknya rusak. Pariadi kemudian menghubungi Kelian Pengempon Pura Rambut Siwi Gusti Made Sedana dan Mangku Pura Penataran Rambut siwi Mangku Ketut Gayada.

“Pada saat saya melakukan pengecekan di Pura Penataran Rambut Siwi Jumat 1 Januari semuanya masih masih utuh,” ungkapnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mendoyo. Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi pretima yang hilang yakni 3 buah bunga emas yang terdiri dari 1 bentuk pucuk dan 2 bentuk biasa, 2 buah keris luk 5 dan semua barang yang berada di Gedong Ulun Danu, serta 9 Senjata Nawa Sanga yang berbahan kuningan.

“Kerugian secara material tidak banyak sekitar 25 juta rupiah. Namun kerugian kesakralannya juga sangat tinggi,” ujar Kelian Pengempon Pura Rambutsiwi Gusti Made Sedana.

“Untuk langkah selanjutnya akan dilakukan upacara penyucian kembali, terhadap Pura Penataran Rambut Siwi yang sudah cemer (kotor) akibat ulah pencuri. Kami harapkan umat tidak resah dan tidak memiliki pemikiran lain-lain tetapi tetap waspada,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita S.I.K saat di konfirmasi mengatakan, anggotanya sudah melakukan olah TKP dan saat ini masih melakukan penyelidikan.

Source : BPN.com