14 Juni 2021

Oknum Satgas Covid di Tabanan, Diduga Gelapkan Dana Bansos Puluhan Juta

TABANAN, badung.info – INA (39), seorang anggota Satgas Gotong Royong di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, diduga melakukan penggelapan Dana Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga miskin terdampak Covid-19.

“Itu perkara sudah dari satu bulan yang lalu masuk ke kita. Setelah tahap dua segera kita limpahkan ke PN,” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tabanan, Pande Mahaputra saat dihubungi, Kamis (25/3).

Dia menerangkan, INA menggelapkan uang yang diberikan oleh sebuah yayasan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 di Desa Pujungan.

“Jadi uang itu murni bantuan dari yayasan yang diberikan kepada masyarakat di desa itu lewat Satgas ini.
Jadi (oknum) satgas ini bermain sendiri uang yayasan itu,” ujarnya.

“Maksudnya uang itu, dikelola digelapkan oleh dia. Artinya ada bantuan untuk beberapa keluarga yang menerima sembako, ada yang menerima bantuan sepeda motor. Itu dipermainkan sama dia. Jadi, dana yayasan tersebut pertanggungjawaban tidak ada,” sambungnya.

Dilansir dari Merdeka.com Selanjutnya, dari pihak yayasan melaporkannya ke polisi lalu dilimpahkan ke Kejari Tabanan. Kemudian, dari petugas Kejari melakukan kroscek bahwa memang benar INA melakukan penggelapan uang.

“Setelah kita kroscek dia menggunakan dana tersebut untuk dirinya secara pribadi. Kurang lebih Rp 60 juta. Sementara untuk terdakwa dipakai sendiri karena dia sendiri yang mengelola uang tersebut,” ujarnya.

Barang bukti terkait kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap. Proses hukum selanjutnya adalah menunggu tahapan ke dua kemudian persidangan.

“Itu memang dari kepolisian dan kita proses dan menunggu tahap dua nanti baru kita limpahkan dan baru kita sidangkan nanti. Barang bukti sudah dapat semua. Tahapan, iya kita masih koordinasi dengan penyidik nanti, kalau sudah lengkap tahap dua baru kita limpahkan dan sidangkan,” ujar Pande.